Metode farmakologi 5
Virus corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS- CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. COVID-19 merupakan penyakit baru yang sebelumnya tidak diketahui sebelum akhirnya muncul di Wuhan, China pada Desember 2019. COVID 19 penyakit mematikan dan sangat mudah menular.
Untuk pengembangan obat Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) -CoV- 2 antara lain dengan menemukan molekul potensial dari obat melalui analisa bioinformatika protein yang dikodekan oleh gen virus Corona.Skrining virtual berbasis struktur (Structural Based Virtual Screening, SBVS) menjadi teknik penting untuk penemuan obat modern. Docking molekular banyak digunakan dalam structure-based virtual screening (SBVS)
Link youtube : https://youtu.be/Cba6ZChwfcM
terdapat point utama dari paparan materi anda , dimana dikatakan flavonoid yang diidentifikasi dalam silico berpotensi sebagai penghambat potensial terhadap SARS-COV-2 . senyawa yang dapat diprediksi dapat berasal dari berbagai golongan metabolit sekunder. salah satu metabolit yang paling banyak ditemukan ialah flavonoid. flavonoid yaitu suatu golongan senyawa metabolit sekunder dari turunan senyawa fenolik. terdapat berbagai macam kelompok dari flavonoid tersebut yang harus dilakukan penelitian penelitian skrining virtual . didukung oleh jurnal yang terkait dengan materi ini , skrining virtual dapat dilakukan dengan berbagai metode dan meliputi beberapa prediksi . bagaimana cara kerja prediksi tersebut dalam penelitian skrining virtual senyawa flavonoid ??
BalasHapusUntuk prediksi dan menentukan mekanisme dan aktivitas penghambatan pada senyawa flavonoid secara Skrining virtual, dapat dilakukan pengerjaannya dengan pemodelan in silico. Pemodelan in silico merupakan metode pengembangan obat dengan komputer yang dikembangkan untuk memodelkan proses farmakologis atau fisiologis.Pengujian in silico dilakukan dengan pengujian farmakofor berbasis struktur, penambatan molekul dan prediksi PRE-ADMET. Farmakofor berbasis struktur (SBPs) merupakan metode alternatif untuk pendekatan berbasis ligan dan memiliki keuntungan untuk menggambarkan keseluruhan kemampuan interaksi dari kantong pengikan, sedangkan penambatan molekuler dilakukan untuk memahami dan memprediksi interaksi ligan-protein, baik mencari mode ikatan yang baik secara struktur maupun memprediksi afinitas ikatan berdasarkan energi
Hapuspemaparan yang anda katakan mengarah ke docking molekuler . berkaitan dengan hal itu , maka bagaimana dengan pernyataan literatur jurnal dengan kalimat "Tujuh puluh satu senyawa flavonoid melakukan simulasi docking pada reseptor protease utama SARS CoV-2" yang melakukan prediksi aktiivitas antivirus . akankah setiap proses dari virtual skrining flavonoid memiliki prediksi yang berbeda ??
BalasHapusKarena pembahasan terkait Skrining virtual. Dimana Skrining virtual ini adalah metode komputasi yang digunakan untuk menemukan senyawa kandidat struktur desain obat dan pemodelan molekul melalui proses screening terhadap sebuah database senyawa kimia. Pada Metode komputasi yang digunakan dalam memprediksi pengikatan suatu molekul calon obat dengan target proteinnya, prediksi afinitas dan aktivitas dari suatu molekul calon obat serta melihat geometri tiga dimensi dari senyawa yang terikat pada sisi aktif protein yaitu docking molekul. Oleh karena itu, docking sangat berperan penting dalam hal desain obat rasional. Sehingga dapat diketahui bahwa setiap prediksi yang dilakukan akan berikatan dengan docking molekul, karena docking molekular memiliki peran penting dalam desain obat rasional dan prediksi yang akan dilakukan
Hapusberarti secara keseluruhan materi ini terkait mengenai skrining virtual yang dimana adalah metode komputasi yang digunakan untuk menemukan senyawa kandidat struktur desain obat dan pemodelan molekul melalui proses screening terhadap sebuah database senyawa kimia. Terdapat point utama yaitu senyawa yang dapat diprediksi dapat berasal dari berbagai golongan metabolit sekunder. salah satu metabolit yang paling banyak ditemukan ialah flavonoid. flavonoid yaitu suatu golongan senyawa metabolit sekunder dari turunan senyawa fenolik. Untuk prediksi dan menentukan mekanisme dan aktivitas penghambatan pada senyawa flavonoid secara Skrining virtual, dapat dilakukan pengerjaannya dengan pemodelan in silico. Pemodelan in silico merupakan metode pengembangan obat dengan komputer yang dikembangkan untuk memodelkan proses farmakologis atau fisiologis.Pengujian in silico dilakukan dengan pengujian farmakofor berbasis struktur, penambatan molekul dan prediksi PRE-ADMET. Farmakofor berbasis struktur (SBPs) merupakan metode alternatif untuk pendekatan berbasis ligan dan memiliki keuntungan untuk menggambarkan keseluruhan kemampuan interaksi dari kantong pengikan, sedangkan penambatan molekuler dilakukan untuk memahami dan memprediksi interaksi ligan-protein, baik mencari mode ikatan yang baik secara struktur maupun memprediksi afinitas ikatan berdasarkan energi
BalasHapus